Minggu, 17 Mei 2015

Lab 1 Introduce Mikrotik




A. Tujuan
A. Purpose


- Mengetahui Sejarah Mikrotik
- Knowing The History of Mikrotik
- Mengetahui Pengertian Mikrotik
- Knowing Sense of Mikrotik
- Mengetahui Fungsi Mikrotik
- Knowing The Function of Mikrotik
- Mengetahui Fitur yang ada di Mikrotik
- Knowing feature is in Mikrotik

B. Sejarah Mikrotik
B. History of Mikrotik

Tahun 1996 John dan Arnis memulai dengan sistem Linux dan MS DOS yang dikombinasikan dengan teknologi Wireless LAN (W-LAN) Aeronet berkecepatan 2Mbps di Moldova. Barulah kemudian melayani lima pelanggannya di Latvia, karena ambisi mereka adalah membuat satu peranti lunak router yang handal dan disebarkan ke seluruh dunia. Prinsip dasar MikroTik bukan membuat Wireless ISP (WISP), tapi membuat program router yang handal dan dapat dijalankan di seluruh dunia. Hingga kini, MikroTik telah melayani sekitar empat ratusan pelanggannya.
In 1996 John and Arnis start with Linux and MS DOS system technology combined with Wireless LAN (W-LAN) AERONET speed 2Mbps in Moldova. Only then serve five customers in Latvia, because their ambition is to create a software route reliable and distributed throughout the world. The basic principle Mikrotik not make the Wireless ISP (WISP), but it makes the program a router that is reliable and can run around the world. Until now, Mikrotik has served about four hundred customers.
Linux yang mereka gunakan pertama kali adalah Kernel 2.2 yang dikembangkan secara bersama-sama dengan bantuan 5 - 15 orang staf R&D Mikrotik yang sekarang menguasai dunia routing di negara-negara berkembang. Selain staf di lingkungan Mikrotik, menurut Arnis, mereka merekrut juga tenaga-tenaga lepas dan pihak ketiga yang dengan intensif mengembangkan Mikrotik secara maraton.
Linux the first time they use is Kernel 2.2 which was  developed jointly with the aid of 5-15 people staff R&D Mikrotik that now dominate the world routing in developing countries. in addition to the staff at Mikrotik environment, according to Arnis, they also recruit freelance workers and third parties to develop Mikrotik intensive marathon.

C. Pengertian Mikrotik 
C. Understanding of Mikrotik

MikroTik RouterOS™ merupakan sistem operasi yang diperuntukkan sebagai network router. MikroTik routerOS sendiri adalah sistem operasi dan perangkat lunak yang dapat digunakan untuk menjadikan komputer biasa menjadi router network yang handal, mencakup berbagai fitur yang dibuat untuk ip network dan jaringan wireless. Fitur-fitur tersebut diantaranya: Firewall & Nat, Routing, Hotspot, Point to Point Tunneling Protocol, DNS server, DHCP server, Hotspot, dan masih banyak lagi fitur lainnya. MikroTik routerOS merupakan sistem operasi Linux base yang diperuntukkan sebagai network router. Didesain untuk memberikan kemudahan bagi penggunanya. Administrasinya bisa dilakukan melalui Windows Application (WinBox). Selain itu instalasi dapat dilakukan pada Standard komputer PC (Personal Computer). PC yang akan dijadikan router mikrotik pun tidak memerlukan resource yang cukup besar untuk penggunaan standard, misalnya hanya sebagai gateway. Untuk keperluan beban yang besar (network yang kompleks, routing yang rumit) disarankan untuk mempertimbangkan pemilihan sumber daya PC yang memadai.
MikroTik RouterOS ™ is an operating system that is intended as a network router. RouterOS itself is the operating system and software that can be used to make ordinary computer into a reliable network router, includes a variety of features that are created for IP networks and wireless networks. These features include: Firewall & Nat, Routing, Hotspot, Point to Point Tunneling Protocol, DNS server, DHCP server, Hotspot, and many other features. RouterOS is a Linux operating system base is intended as a network router. Designed to provide convenience for users. Administration can be done through the Windows Application (WinBox). Besides the installation can be done on the Standard PC (Personal Computer). PC which will be used as a proxy router also does not require a large enough resource to use standard, for example, only as a gateway. For the purposes of a large load (complex networks, complex routing) are advised to consider the election of PC resources are adequate.

D. Fungsi Mikrotik
D. Function Mikrotik
Router Mikrotik dapan digunakan pada jaringan komputer jaringan berskala besar atau kecil. Jika mikrotik digunakan untuk mengatur network kecil maka spesifikasi perangkat komputernya bisa menggunakan yang standar tetapi jika digunakan untuk mengatur network besar maka spesifikasi perangkat komputernya pun menggunakan spesifikasi yang sangat tinggi.
Mikrotik Router can both be used on computer networks large or small networks. If the proxy is used to set up a small network, the specifications of the device can use a standard computer but if it is used to manage a large network then any computer device specifications using a very high specification.

E. Fitur-fitur Mikrotik
E. Features Mikrotik
Penanganan Protokol TCP/IP:
  • Firewall dan NAT
  • Routing - Static routing
  • Data Rate Management
  • Hotspot
  • Point-to-Point tunneling protocols
  • Simple tunnels
  • IPsec
  • Web proxy
  • Caching DNS client
  • DHCP
  • Universal Client
  • VRRP
  • UPnP
  • NTP
  • Monitoring/Accounting
  • SNMP
  • M3P
  • MNDP
  • Tools
  • Aneka Ragam
Layer 2 konektivitas
  • Wireless
  • Bridge
  • Virtual LAN
  • Synchronous
  • Asynchronous
  • ISDN
  • SDSL

Kesimpulan
Conclusion
Jadi MikroTik adalah suatu sistem operasi yang dapat digunakan sebagai router network yang sangat handal. Karena sudah mencakup berbagai fitur yang dibuat untuk ip network dan jaringan wireless.
So MikroTik is an operating system that can be used as a highly reliable network router. Because it includes a variety of features that are created for ip networks and wireless networks.

Sabtu, 27 Desember 2014

Port Security Static di Paket Tracer

hai semuaaaa, gimana liburannya? pasti pada jalanjalan ya sama keluarga atau tementemennya? nah kalo mimin malah ngerjain tugas haha sebenernya tugasnya udah lama tapi mimin waktu itu gaada laptop buat ngerjain jadi susah deh haha skip jadi curhat gini-_-
Nah kali ini kita bakal bahas Port Security Static di Paket Tracer...
buat yang gatau apa sih paket tracer? nah ini sedikit penjelasannya.
Paket Tracer itu aplikasi virtual jaringan.

Nah langsung aja ya kita mulai, ini lagkahlangkah port security static:
1. Buat dulu topologynya
 Nah ini topology saya

2. Setelah itu kita setting IP Address ditiap pc yang ada
Caranya adalah : klick pcnya->Desktop->IP Configuration->masukin IP sesuai keinginan.
lakukan pada semua pc yang ada
 3.Nah kalo udah kita lakukan ping kesemua pc yang ada disalah satu pc ini bertujuan untuk membuat tabel mac address di switch



4. Abis itu ikutin perintah dibawah. lakukan di switch
 Switch>en
 Switch#show mac-address-table
nah kalo udah dicopy deh kenotepad atau sebagainya

4. Nah ini langkah buat bikin PORT SECURITYnya
 Switch>en
 Swtch#conf t
 Enter cokfiguration commands, one per line. End with CNTL/Z.
 Switch(config)#int fa0/1
 Switch(config-if)#switchport mode access
 Switch(config-if)#switchport port-security
 Switch(config-if)#switchport port-security mac-address xxxx.xxxx.xxxx (sesuai sama yg tadi udah dicopy)
6. Nah ini yang terakhir, kita cek apakah sudah berganti jadi STATIC? jika sudah maka prosesnya berhasil cihuuuuyyyy wkwk

Nah sekiankali ini, BHAY!!!!

Jumat, 26 Desember 2014

Switching

Pengertian
Switching adalah sistem elektronik yang dapat dipakai untuk menghubungkan jalur komunikasi.
Jaringan switch atau hub switching adalah perangkat jaringan komputer yang menghubungkan segmen jaringan atau perangkat jaringan. Switch juga bekerja pada lapisan data link, cara kerja switch hampir sama seperti bridge, tetapi switch memiliki sejumlah port sehingga sering dinamakan multi-port bridge.
Switch juga merupakan  perangkat jaringan yang memilik peran hamper sama dengan HUB namun memiliki kecerdasan yang lebih tinggi disbanding HUB. Karena pada switch sudah memiliki CAM  table yang dapat menghindari terjadinya colition.
Switch terdiri dari Switch Layer 2 dan Switch Layer 3. Switch Layer 2 yaitu beroperasi pada layer data-link model OSI dan berdasarkan terknologi bridging. Switch tipe ini membangun koneksi logika antar port berdasarkan pada alamat MAC, jadi switch jenis ini hanya mampu membaca atau mengenal mac address. Switch jenis ini membangun sebuah table MAC address yang digunakan untuk forwarding paket data.  Sedangkan Switch layer 3 adalah switch yang tidak hanya mengenal Mac address tapi juga mengenal ip address karena beroperasi pada Layer 3 dari model OSI dasar teknologi routing. Sebuah switch Layer 3 juga dapat mempelajari IP address yang berhubungan dengan interfacenya. Hal ini memungkinan switch Layer 3 untuk direct traffic throughout pada network berdasarkan informasi IP address. Meskipun mengenal ip dan beroperasi pada model OSI dasa teknologi routing tidak sepenuhnya switch layer 3 ini menggantikan router. Pada switch tidak terdapat layanan WIC Support dan Advanced Routing Protocol yang terdapat pada router.

Selasa, 16 Desember 2014

Backup and Restore IOS di CISCO


Oke hai semuaaaaaaa. kali ini kita main sama CISCO. say hai dulu dong sama CISCOnya wkwk..
Kali ini kita akan bahas tentang sama seperti yang ada dijudul diatas yaitu backup and restore IOS di CISCO..
caranya adlah sebagai berikut.....
1. Setting dulu IP di server
2. Lalu kita buka terminal di pc1 , nanti klik aja OK
3. abis itu kita bikin vlan databasenya di swicth
    perintahnya : switch> en
                          switch# vlan database
                          switch# vlan 10
                          switch# ex

4. Kita setting juga supaya interfaces fa0/1 bisa ngakses vlan 10
    perintahnya : switch# conf t
                          switch(config-if)# switchport access vlan 10
                          switch(config-if)# exit

5. Kita atur IP vlan 10
   perintahya : switch(config)# int vlan 10
                       switch(config-if)# ip address (masukin IP Address dan Netmask sesuai yang kita gunakan)
                       switch(config-if)#exit

6. Lalu kita coba ping ke ip
   Switch#ping (ip yang kita gunakan)

7. Kalau sudah konek , sekarang kita lihat flash kita, flash itu berfungsi untuk menyimapan konfig , ios  (Sistem Operasi Cisco).
perintahnya : Switch#dir flash:
                     Directory of flash:/

                     1 -rw- 3058048 c2950-i6q4l2-mz.121-22.EA4.bin
                     2 -rw- 616 vlan.dat

8. Abis itu kita copi IOS Cisconya
perintahynya : Switch#copy flash: tftp:
                      Source filename []? c2950-i6q4l2-mz.121-22.EA4.bin
                      Address or name of remote host []? 192.168.1.2
                      Destination filename [c2950-i6q4l2-mz.121-22.EA4.bin]? c2950-i6q4l2-                               mz.121-22.EA4.backup.bin

                     Writing c2950-i6q4l2-mz.121-                                                                                            22.EA4.bin.......!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
                     [ok - 3058048 bytes]

                    3058048 bytes copied in 1.91 secs (1601072 bytes/sec)
9. Lalu kita ke server dan pilih service dan pilih tftp

Nah kalo yang tadi itu namanya backup. sekarang kita coba restorenya yaaaaa.

1. nih diketik perintah yang ini buat ngerestore IOS Cisconya
    Switch#copy tftp: flash: 
    Address or name of remote host []? 192.168.1.2
    Source filename []? c2950-i6q4l2-mz.121-22.EA4.backup.bin
    Destination filename [c2950-i6q4l2-mz.121-22.EA4.backup.bin]? c2950-i6q4l2-mz.121-       22.EA4.backup.bin

    Accessing tftp://c2950-i6q4l2-mz.121-22.EA4.bin....... Loading c2950-i6q4l2-mz.121-       22.EA4.backup.bin from 192.168.1.2: !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
    [ok - 3058048 bytes]

    3058048 bytes copied in 1.91 secs (1601072 bytes/sec)

2. Abis itu kita coba reload cisconya
   Perintahnya : Switch> en
                        Switch#reload

3. tinggal di cek deh flashnya
    perintahnya : Switch# dir flash:
                         Direktory of flash:/
                         
                         3-rw-3058048 c2950-i6q4|2-mz.121-22.EA4.backup.bin
                         2-rw-616 vlan.dat

NAAAAAAAAAAAH itu saja ya yang saya tau tentang backup and restore menggunakan paket cisco. terimakasih, annyeon~~~~~~~~~

Network Time Protocol



Yoi kaaaaaan masih mantengin blog ane yang ga danta ini wkwkw.
Dan masih dibaca sampe sekarang juga-__- wkwk
Kali ini ane bakal bahas tentang NTP. Apaan tuh NTP? NTP itu adalah Network Time Protokol, dari namanya aja udah ketauan jelas kalo ini itu buat singkronisasi waktu sesuai zonanya melalui protokol TCP/IP.

Langsung aja kita cobain diserver (debian)
1. Kita instal ntpnya terlebih dahulu. apt-get install ntp ntpdate
2. Nah abis itu cari deh barisan yang ada tulisan
    server 0.debian.pool.ntp.org iburst diganti jadi server 0.id.pool.ntp.org iburst
    
    Yang ini juga ya
    #restrict (ipaddress) mask (netmask) nomodify notrap
    nah yang tadi itu pagernya diapus
3. Buat ngecek apakah udah keinstal atau belumnya kita gunakan perintah 
    ntpq -p
4. Buat mastiin kalo si id.orgnya ini udah nyambung atau belumnya sama kita,       kita bisa gunakan perintah ntpdate -u (ipaddress)

buat ngetest di clientnya kita bisa coba seperti penjelasa yang ada dibawah ini........

1. Ping ip yang ada didebian konek ke client yang kita buat (saya pakai Windows 7). 
2. nah kalo udah klik aja jam yang ada dipojok kanan bawah. abis itu kan ada       tulisan "change date and time setting" nah di klik deh.
3. Abis itu klik lagi Internet Time kemudian klik Change setting
4. Nah nanti ada kolom yang tulisannya "server". ketikin dikolom itu ip yang kita buat. lalu klik oke


SELESAI>>>>> Annyeongnegasseeooooo