Minggu, 14 Juni 2015

Konfigurasi Gluster FS pada CentOS

Tujuan
- Memahami konsep dasar GlusterFS
- Mengetahui konfigurasi Server GlusterFS
- Mengetahui konfiguasi Client GlusterFS

Konsep dasar
GlusterFS merupakan open source yang sistem filenya kuat, mampu skala untuk beberapa petabyte storage yangtersedia untuk pengguna di bawah mount point tunggal. Menggunakan filesystem disk yang sudah tersedia sepertiext3, ext4, xfs dll untuk menyimpan data dan client akan dapat mengakses penyimpanan sebagai filesystem lokal.

Langkah-langkah
Pada bagian ini saya menggunakan 2 server, yang satu menggunakan CentOS yang nantinya akan dikonfigurasi GlusterFS.
1. Pertama ubah hostname terlebih dahulu dengan perintah #nano /etc/hosts
Client
Server1
Server2

2. Selanjutnya ubah IP addressnya dengan perintah #nano /etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-eth0
Client
Server1
Server2

3. Lalu restart dengan perintah #service network restart

*Repository EPEL
1. Pertama, reboot dan pastikan bahwa server dan client sudah terhubung ke internet, untuk mengeceknya dengan perintah #ping google.com 
Server1
Server2
Client

2. Coba ping pada Server1 ke Server2 dan Client

3.  Pada server1,server2, dan client instal glusterfs epel pada yum repository dengan perintah # wget -P /etc/yum.repos.d http://download.gluster.org/pub/gluster/glusterfs/LATEST/CentOS/glusterfs-epel.repo
Server1
Server2
Client

4. Lalu ubah file glusterfs-repo dengan perintah #nano /etc/yum.repos.d/glusterfs-epel.repo lalu ubah link baseurl menjadi http://download.gluster.org/pub/gluster/glusterfs/LATEST/CentOS/epel-6.6/i686/disini saya menggunakan CentOS 6.6 i686.
Server1
Server2
Client

5. Install glusterfs pada Server1 dan Server2 dengan perintah #yum -y install glusterfs glusterfs-fuse glusterfs-server

6. Start glusterfs pada Server1dan2 dengan memungkinkan mereka untuk memulai secara otomatis pada saat startup, dengan perintah:
# /etc/init.d/glusterd start
# chkconfig glusterd on
Server1
Server2

7. Install glusterfs dan glusterfs-fuse pada Client dengan perintah # yum -y install glusterfs glusterfs-fuse

8. Buat Trusted Peer Probe yaitu server yang berjalan sebagai server gluster dengan perintah # gluster peer probe server2 Jika anda menggunakan lebih dari  2 server, buat peer probe ke semua server di server1. 

9. Pada server1 konfirmasi peer status server dengan perintah # gluster peer status.Disana tertulis bahwa kita sudah terhubung dengan server2. 

*Membuat Glusterfs Server Volume
1. Buat folder pada kedua server
Server1
Server2

2. Buat glusterfs volume di Server1 dengan perintah #gluster volume create dist-volume server1:/dist1 server2:/dist2 force 

3. Start gluster volume dengan perintah #gluster volume start dist-volume

4. Cek status volume dengan perintah #gluster volume info

5. Pada Client buat folder didalam mnt dengan perintah #mkdir /mnt/distributed dan untuk mengakses gluster gunakan perintah #mount.glusterfs server1.centos.com:/dist-volume/mnt/distributed

6. Sekarang tambahkan baris berikut pada akhir file /etc/fstab untuk membuatnya selalu tersedia untuk server pada setiap reboot.
# nano /etc/fstab 
host1.example.com:/dist-volume /mnt/distributed glusterfs defaults,_netdev 0 0


7. Buat beberapa file dengan perintah #touch /mnt/distributed/(nama file)


8. Coba cek pada tiap server dengan perintah #ls -l /dist1 dan ubah /dist2 untuk server2


`file yang kita buat akan secara otomatis terpisah-pisah penyimpanannya sesuai sistem

Sabtu, 13 Juni 2015

Active Directory Windows Server 2008 (client windows 7)


Tujuan
  • Dapat mengetahui pengertian Active Directory
  • Dapat mengetahui cara mengaktivkan  Active Directory pada windows server 2008
  • Dapat mengetahui cara join domain windows7 ke windows server 2008
Konsep Dasar
AD adalah layanan direktori yang dimiliki oleh sistem operasi jaringan Microsoft Windows 2000, Windows XP, Windows Vista, dan Windows Server 2008. Active Directory terdiri atas basis data dan juga layanan direktori. Basis data yang dimiliki oleh Active Directory menyimpan segala sumber daya yang terdapat di dalam jaringan, seperti halnya komputer yang telah tergabung ke sebuah domain, daftar akun pengguna dan kelompok pengguna, folder yang di-share, dan lain-lain. Sementara itu, layanan direktori yang dimilikinya membuat informasi yang disimpan di dalam basis data dapat diakses oleh pengguna dan aplikasi. Active Directory sebenarnya merupakan implementasi dari protokol Lightweight Directory Access Protocol (LDAP).
LDAP adalah protokol perangkat lunak untuk memungkinkan semua orang mencari resource organisasi, perorangan dan lainnya, seperti file atau printer di dalam jaringan baik di internet atau intranet. Protokol LDAP membentuk sebuah direktori yang berisi hirarki pohon yang memiliki cabang, mulai dari negara (countries), organisasi, departemen sampai dengan perorangan. Dengan menggunakan LDAP, seseorang dapat mencari informasi mengenai orang lain tanpa mengetahui lokasi orang yang akan dicari itu.
Langkah-langkah
  1. Buka run lalu ketikan dcpromo lalu klik ok
Lalu tunggu beberapa saat....
  1. Lalu ceklis pada pilihan Use advanced mode installation lalu klik next  untuk melanjutkan
  2. Klik saja Next
  1. Pilih Create a new domain in a new forest untuk membuat domain baru
  2. Ketikan sesuai yang kita inginkan tetapi tetap harus menggunakan .com atau yang lainnya. Dan ini yang akan menjadi nama root domain.
  3. Ketikan sesuai keinginan, lalu klik Next
  4. Pilih Forest dunctional level sesuai dengan windows yang dipergunakan, lalu klik Next
  5. Pilih DNS server lalu klik Next
  6. Pilih  Yes, the computer will ue a dynamically assigned IP address (not recomended)
  7. Klik Yes
  8. Klik saja Next
  9. Masukan password lalu klik Next
  10. Klik saja Next
  11. Tunggu beberapa saat, jika proses install sudah selesai maka komputer akan mereboot
Tampilan setelah direboot
  1. Selanjutnya membuat user, dengan cara klik Start > Administrative Tools > Active Directory Users and Computers.
  2. Untuk membuat user klik Users >  New > User
  3. Isi First name, Last name, Full name dan User logon name sesuai keinginan
  4. Lalu buat password yang digunakan untuk login pada client nanti.
  5. Klik Finish
  6. User telah terbuat
  1. Selanjutnya percobaan pada client menggunakan windows 7. Klik Start > Control Panel > System > Change settings
  2. Isi domain sesuai yang dibuat tadi, lalu klik OK
  3. Login menggunakan user yang sudah kita buat tadi. Maaf disini saya merubah user karna terjadi sedikit masalah pada pc saya sebelumnya. Untuk mengatasinya cara saya adalah menambahkan user baru pada server.
  4. Yap sudah terhubung oleh server.
  5. Lalu komputer akan merestart
  6. Tampilan setelah direstart