balik lagi sama ane mimin gadanta-_- tapi semoga materi yang ane kasih agak jelas sedikit dari muka ane-___-
Network File System (NFS) merupakan sebuah protokol yang dikembangkan oleh Sun Microsystem pada tahun 1984 dan NFS didefinisikan dalam RFC 1094, 1813 dan 3530 sebagai “DFS” yang mengijikan sebuah komputer untuk mengakses file melalui network serasa akses file di disk local. NFS merupakan protokol yang sangat mendukung dalam pengaplikasian suatu file system yang terdistribusi. Tujuan dari NFS adalah untuk memungkinkan terjadinya pertukaran sistem berkas secara transparan antara mesin-mesin bebas tersebut. Hubungan yang terjadi di sini didasarkan pada hubungan client-server yang menggunakan perangkat lunak NFS server dan NFS client yang berjalan diatas workstation. Yaaak itu tadi sedikit penjelasan sedikit dari mbah gugel wkwk..
Nah langsung aja kita mulai konfigurasinya ye.
Pastiin kalo dilaptop/komputer yang dipake sehat walapiat ye haha..
Ohiya disini saya pake Debian(server), dan Open SUSE(client).
I. Konfigurasi di Servernya (debian)
1. Instal paket nfsnya (apt-get install nfs-kernel-server)
2. Nah kalo udah ke instal kita langsung aja coba buat direktorinya, nah kalo diliat divideo yang ada dibawah saya ngekonfigurasi ip addressnya dulu.
3. Abis itu nih ya, kita coba edit file export dengan mengetikan perintah nano /etc/exports
Kalo udah masuk tambahin syntaks /(sesuai sama nama direktori yang tadi udah dibuat)/(filenya) (ip): (rw,sync,no_subtree_check,no_root_squash)
perintahnya adalah /etc/init.d/nfs-server-kernel restart
II. Konfigurasi di Clientnya (open SUSE)
1. Pertama atur ip addressnya biar sama kaya yang diserver.
2. Coba ping ke ip server, ngepingnya diterminalnya ya wkwk
3. Nah kalo udah ke konek itu bakal mempermudah buat proses memount data yang sudah kita buat.
4. Buka terminal, masuk sebagai root
5. Buat direktori sebagai wadah untuk mount
6. Nah ini dia proses memount data yang tadi kita buat diserver tadi.
dengan perintah mount (ip server): /(direktoripertama)/(direktori2/yangberbasisdata) /(direktori yang ada di client)
7. Kita juga bisa ngedit file di client caranya adalah memasukan perintah sebagai berikut touch (nama file/direktori yang ingin dibuat)
Ini bukti bahwa kalo diservernya juga kebaca
yaaaaaakkkkkkkkkkk!!!!!! selesai materi kita kali ini gan, buat videonya nanti ane upload ke youtube. cekaje natashya ribka. yak sekian terimakasih. WASPADALAH! WASPADALAH! HA HA....







0 ocehan:
Posting Komentar